Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan


Struktur dan Fungsi Jaringan TumbuhanSahabat, kalian semua pasti mengenal yang namanya tanaman kan? Coba deh sekali-kali kalau lagi kurang kerjaan perhatikan tanaman-tanaman itu! Perhatikan apakah tanaman itu memiliki akar? Batang? Dan juga daun? Ya seperti yang kita saksikan setiap harinya bahwa hampir semua jenis tanaman atau tumbuhan memiliki akar batang dan daun. Secara umum struktur tumbuhan memang terbagi tiga yaitu akar, batang dan daun. Lalu pernahkah kita berfikir tentang fungsi dari masing-masing struktur tersebut?

Pengertian Jaringan Tumbuhan

Kali ini kita akan lebih fokus pada struktur dari jaringan tumbuhan selain akar, batang dan daun. Tapi sebelumnya kita harus tau dulu apa itu jaringan tumbuhan. Jaringan tumbuhan merupakan sel-sel tumbuhan dewasa yang tidak tersusun secara acak, melainkan menyesuaikan diri melalui berbagai cara dan membentuk sekelompok sel yang mudah dikenali yang disebut jaringan tumbuhan. Secara garis besar jaringan tumbuhan terbagi dua yaitu jaringan meristem dan jaringan permanen. Berikut pembahasannya!
Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
Tanaman

Jaringan Meristem

Jaringan ini disebut juga jaringan muda karena merupakan sekelompok sel yang sangat aktif membelah. Karena disebut jaringan muda maka selnya tergolong kecil dengan dinding sel yang masih tipis. Jaringan ini terdapat pada semua jenis tumbuhan dikotil dan monokotil hanya saja bentuk dari perkembangan meristem ini saja yang berbeda. Contohnya saja pada tumbuhan monokotil jaringan ini menyebabkan tumbuhan semakin memanjang sedangkan pada dikotil menyebabkan batang dikotil membesar. Nah, berdasarkan asal pembentukannya meristem di bagi tiga, yaitu:

Promeristem dimana jaringan ini telah ada pada masa ketika tumbuhan masih dalam tingkat embrio. Meristem primer yang merupakan jaringan yang ditemukan pada tumbuhan dewasa yang masih aktif membelah diri yang pada umumnya ditemukan di ujung batang atau ujung akar. Dan yang ketiga ada Meristem sekunder yaitu jaringan meristem yang merupakan perkembangan dari meristem primer. Contohnya adalah kambium yang merupakan lapisan sel-sel yang aktif membelah dan terdapat di antara xylem dan floem. Apa itu xylem dan floem? Akan kita bahas di selanjutnya di bagian jaringan pengangkut.

Jadi ,berdasarkan asal pembentukannya berarti jaringan meristem ini memiliki fungsi sebagai sel yang menyebabkan setiap tanaman mengalami pemanjangan dan juga pembesaran pada batang. Akan tetapi, jika ditinjau dari letaknya maka kita akan tau bagaimana pemanjangan dan pembesaran itu terjadi. Berdasarkan letak jaringan meristem ini akan terbagi lagi menjadi beberapa, yaitu:
  1. Meristem apikal (ujung) yang merupakan meristem yang selalu terdapat di ujung tiap akar dan batang tumbuhan. Meristem inilah yang menghasilkan pemanjangan akar dan batang melalui tunas apikal (tunas ujung) sebagai pertumbuhan awal atau disebut pertumbuhan primer.
  2. Meristem interkalar merupakan meristem yang terletak di antara meristem primer dewasa. Pertumbuhan sel yang dilakukan oleh meristem ini menyebabkan munculnya bunga pada tanaman.
  3. Meristem lateral atau meristem samping yang menyebabkan pertumbuhan sekunder. Nah, pembesaran batang terjadinya di jaringan meristem inilah.

Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
Jaringan Meristem

Jaringan Permanen

Mengapa disebut jaringan permanen? Karena jaringan ini sifatnya nonmeristematik atau istilah lainnya tidak berkembang dan tidak tumbuh lagi. Terbentuknya jaringan ini merupakan hasil dari proses differensiasi sel-sel meristem. Jika ditinjau dari fungsinya maka jaringan permanen akan terdiri dari beberapa bagian, yang dimana ke setiap jaringan itu nantinya akan membentuk hasil tersendiri berdasarkan fungsinya. Berikut pembagiannya:

Jaringan epidermis, ini merupakan jaringan yang terletak paling luar pada setiap organ tumbuhan, apakah itu di akarnya, batang maupun daunnya. Secara umum jaringan ini berfungsi melindungi organ tumbuhan. Jelas saja namanya juga organ terluar seperti halnya kulit kita. Sedangkan fungsi khususnya, jaringan ini berfungsi sebagai pelindung terhadap:
  • Hilangnya air karena adanya penguapan
  • Kerusakan mekanik
  • Perubahan suhu, dan
  • Hilangnya zat-zat makanan
Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
Jaringan Epidermis


Jaringan parenkim, disebut juga sebagai jaringan dasar karena ditemukan hampir diseluruh bagian organ tumbuhan. Jaringan ini dibagi lagi kedalam beberapa jaringan yang sesuai dengan fungsinya:
  • Parenkim asimilasi sebagai tempat pembuatan makanan melalui fotosintesis.
  • Parenkim penimbun sebagai tempat penyimpan cadangan makanan.
  • Parenkim air sebagai jaringan yang mampu menyimpan air.
  • Parenkim pengangkut sebagai jaringan yang apabila disekitar xylem sebagai pengangkut air, dan disekitar floem sebagai pengedar zat makanan.
  • Parenkim penyimpan udara yang mampu menyimpan udara karena adanya ruang antar sel-sel yang besar.
  • Parenkim penutup luka yang memiliki kemampuan regenerasi (memulihkan diri) dengan cara menjadi meristematik kembali.
  • Jaringan penyokong yang berperan untuk menunjang bentuk tumbuhan agar dapat berdiri dengan kokoh.
  • Jaringan kolenkim yang merupakan jaringan hidup yang memiliki banyak jaringan parenkim khusus untuk menunjang organ muda.
  • Jaringan sklerenkim merupakan  kebalikan dari kolenkim yang mana jaringan ini sebagai jaringan penunjang pada organ yang telah dewasa.
Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
Jaringan Parenkim

Jaringan pengangkut, biasa disebut berkas vaskuler atau berkas pengangkut dikarenakan tugasnya untuk mengangkut air dan unsur hara serta mengedarkan zat makanan hasil fotosintesis dari satu bagian tumbuhan ke bagian tumbuhan lain. Menurut fungsinya, jaringan ini terbagi dua dimana yang pertama ada xylem atau disebut pembuluh kayu yang merupakan pengangkut yang berfungsi menyalurkan air dan unsur hara dari akar ke daun. Sedangkan yang satu lagi merupakan floem  atau pembuluh tapis yang tugasnya menjadi penyalur zat-zat makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.
Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
Jaringan Pengangkut


Jaringan gabus, yang terakhir ini merupakan jaringan yang tersusun dari sel-sel parenkim gabus. Jaringan ini berfungsi sebagai untuk melindungi jaringan lain yang berada dibawahnya dari kekeringan dan gangguan mekanik.
Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
Jaringan Gabus
Nah, sahabat trendilmu itu semua merupakan sekilas tentang jaringan tumbuhan. Jika kita kupas lagi, maka didalamnya terdapat lebih banyak lagi jaringan. Sekilas ilmu dari trendilmu.com ini semoga akan selalu bermanfaat. Selamat beraktifitas!
Baca juga

Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

Like Fanspage Trendilmu.com :)

Terima Kasih Telah Berkunjung ke Trendilmu.com

Cari Materi Disni

Tekan Like, Lalu Klik (x) Untuk Menutup
×