Pengertian Pasar dan Jenis-jenis Pasar


Pengertian Pasar dan Jenis-jenis Pasar Terima kasih telah berkunjung kembali ke blog trendilmu.com. media pembelajaran online terbaik. Kali ini materi yang akan di bahas adalah seputaran kehidupan kita sehari-hari yaitu mengenai pasar. Semua juga pasti tahu bahwa pasar adalah tempat berlangsungnya transaksi, baik jual-beli, membuat kesepakatan, perjanjian atas sebuah barang yang dibeli dan sebagainya. Tetapi memahami tentang pasar juga tidak semudah itu. Dalam hal perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka pembahasan mengenai pasar juga lebih luas lagi maknanya. Seperti yang kita ketahui bahkan sekarang jual-beli itu tidak hanya harus bertatap muka dan bertemu langsung. Melalui online yang hanya perlu transfer uang lalu di kirim barang juga bisa akan tetapi ada persyaratan tertentu. Begitu juga, dengan Negara-negara ketika ingin membeli sesuatu baik barang ataupun jasa dari Negara lain. Apakah harus bertemu langsung? Besar kemungkinan tidak jika yang dibeli dalam jumlah yang rutin secara periodik (dalam batas waktu tertentu). Maka dari itu yang bekerja dalam hal ini adalah sistem. Nah, untuk memahami lebih jelas mengenai pasar mari simak penjelasan di bawah ini!
Memahami istilah pasar secara global tidaklah sulit, cukup dengan memperhatikan aktivitas rutin yang selalu di lakukan di pasaran apa. Dari situ saja dapat kita pahami bahwa pasar adalah tempat terjadinya jual beli barang dimana terdapat penjual yang menawarkan barang dan pembeli yang ingin membelinya. Jika di tinjaui dari istilah dalam bahasa jawa, kata “pasaran” memiliki arti lima hari. Dari situ timbul pengertian bahwa pasar tempat terjadinya transaksi jual beli barang dalam jangka waktu lima hari sekali. Akan tetapi istilah pasar telah lebih luas di perkenalkan meskipun umumnya bagi orang awam pasar merupakan tempat membeli barang kebutuhan sehari-hari.
Pengertian Pasar dan Jenis-jenis Pasar
Pasar
Yang di atas merupakan pengertian pasar dalam ruang lingkup sempit. Sedangkan dalam ruang lingkup yang luas pasar merupakan tempat bertemunya permintaan dan penawaran untuk menetapkan harga keseimbangan. Pasar juga bisa dikatakan sebagai sistem, institusi, prosedur ataupun hubungan social yang terlihat dari usaha menjual barang, jasa, dan tenaga kerja untuk orang-orang demi mendapatkan keuntungan. Jadi, di pasar inilah hak milik akan bertukar dan berpindah tangan. Jika di lihat dalam artian yang luas, pasar itu tidak hanya memiliki tempat-tempat tertentu bisa saja dalam bentuk pasar saham, pasar uang, penjualan via internet maupun dalam bentuk surat kabar yang dilanjutkan dengan interaksi melalui via telepon. Mengenai hal itu lebih jelas akan kita bahas dalam jenis-jenis pasar sehingga melengkapi bagian yang kurang dari pengertian agar di mudah di pahami.

Syarat-syarat agar terbentuknya sebuah pasar yaitu:

  1. Terdapat penjual dan pembeli
  2. Adanya barang atau jasa yang bisa ditawarkan untuk di perjualbelikan
  3. Terjadinya kesepakatan antara penjual dan pembeli atau tawar menawar antara pembeli dan penjual.

Selain itu, pasar memiliki tiga fungsi dasar mengenai keberadaannya:


  1. Fungsi distribusi sebagai jalan untuk memperlancar penyaluran barang maupun jasa dari produsen kepada konsumen
  2. Fungsi promosi yang digunakan sebagai bentuk untuk mempromosikan sesuatu kepada khalayak ramai.
  3. Fungsi pembentukan harga yang berfungsi sebagai pembentuk harga pasar yang biasanya menjadi kesepakatan secara umum antara penjual dan pembeli.

Jenis-jenis pasar

Pembagian pasar di bagi ke dalam beberapa kelompok tergantung dari alasan pembagiannya yaitu:

pembagian pasar berdasarkan wujud dan ketersediaan barang yang akan di perjualbelikan.


  1. Pasar Konkret (Pasar Nyata), ini merupakan bentuk pasar yang secara nyata di dalamnya terjadi hubungan (interaksi) secara langsung atau bertatap muka antara penjual dan pembeli. Dan untuk barang yang akan di beli sudah tersedia di tempat tersebut. Contohnya pasar tradisional.
  2. Pasar Abstrak (pasar tidak nyata), kebalikan dari pasar konkret tadi disini interaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli terjadi secara tidak langsung dan tanpa bertatap muka sehingga barangnya pun bersifat abstrak tetapi memiliki nilai dan harga tertentu. Contoh dari pasar abstrak seperti pasar modal (bursa efek) atau pasar saham.
Jika berdasarkan waktu terjadinya pasar terbagi kepada beberapa,yaitu:

  1. Pasar harian yang merupakan pasar yang terjadi setiap hari contohnya seperti pasar pagi.
  2. Pasar mingguan merupakan pasar yang aktivitas jual-beli hanya terjadi selama seminggu sekali. Contohnya seperti pasar senin.
  3. Pasar bulanan merupakan pasar yang aktivitasnya terjadi selama satu kali dalam satu bulan dan bisa melebihi satu hari, ini biasanya tidak menentu kapan adanya.
  4. Pasar tahunan merupakan aktivitas seperti di pasar tetapi hanya terdapat sekali dalam setahun sehingga biasanya cukup menarik pengunjung untuk beramai-ramai dating ke tempat. Umumnya berlangsung lebih dari satu hari.
  5. Pasar temporer yang merupakan bentuk pasar yang aktivitasnya berlangsung pada waktu tertentu saja. Tergantung dari pengelola pasarnya.
Jika berdasarkan luas atau tidak jangkauannya pasar terbagi lagi kepada beberapa:

  1. Pasar lokal yaitu pasar yang terjadi transaksi jual-beli hanya dalam satu wilayah tertentu saja. Tidak semua tempat memiliki pasar yang sama seperti ini.
  2. Pasar nasional, merupakan pasar tempat transaksi terjadi dalam berbagai daerah bahkan bisa mencakup satu Negara jangkauannya.
  3. Pasar internasional merupakan pasar tempat terjadi transaksi jual-beli dalam jangkauan luas dan untuk kepentingan masyarakat internasional.
Berdasarkan hubungannya dengan proses produksi, terbagi:

  1. Pasar produk yaitu tempat terjadinya interaksi antara pedagang dengan pembeli untuk melakukan penawaran ataupun permintaan mengenai hasil produksi dari sebuah perusahaan.
  2. Pasar input yaitu pasar yang menyediakan bahan mentah yang nantinya akan didistribusikan kepada pihak produsen untuk menghasilkan barang maupun jasa yang di inginkan. Biasanya ini merupakan bentuk alami dari sumber daya yang akan menjadi barang faktor produksinya.
Berdasarkan strukturnya pasar terbagi dua, yang nanti akan terpecahkan lagi menjadi beberapa:

  1. Pasar persaingan sempurna merupakan jenis pasar yang dengan jumlah penjual dan pembelinya sangat banyak dan produk yang di jual pun bersifat homogen.
  2. Pasar persaingan tidak sempurna
  3. pasar monopoli, monos berarti satu. Jadi pasar ini dimaksudkan sebagai suatu bentuk pasar        dimana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Yang akan menjadi penentu harga disini disebut dengan monopolis yaitu seorang penjual barang yang menguasai secara keseluruhan.
  4. Pasar oligopoly yaitu pasar dimana penawaran satu jenis barang di kuasai oleh beberapa perusahaan. Setiap perusahaan  memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar. Karena akhirnya keuntungan yang akan di dapatkan tergantung dari tingkah laku perusahaan yang berkerja sama.
  5. Pasar persaingan monopolistic yaitu salah satu bentuk pasar yang didalamnya terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi terdapat perbedaan dalam berbagai aspek.
  6. Pasar monopsony yaitu bentuk pasar yang dilihat dari segi permintaan pembelinya. Dalam pasar ini, pembeli memiliki kekuatan dalam menentukan harga.
  7. Pasar oligopsoni yaitu bentuk pasar dimana barang-barang yang di hasilkan oleh beberapa perusahaan yang bertindak sebagai konsumen.

Pengertian Pasar dan Jenis-jenis Pasar Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

Like Fanspage Trendilmu.com :)

Terima Kasih Telah Berkunjung ke Trendilmu.com

Cari Materi Disni

Tekan Like, Lalu Klik (x) Untuk Menutup
×